Pemira: Untuk apa?

Posted on November 24, 2010

1


Pemilihan raya mahasiswa,sebuah pesta demokrasi untuk memilih dan menentukan presiden mahasiswa BEM KM UGM dan orang-orang yang kemudian akan duduk di Dewan perwakilan Mahasiswa (DPM) dan merupakan pegelaran akbar tahunan yang sebentar lagi akan menyapa kita semua civitas akademika UGM, Waktu pelaksanaanya kian dekat tetapi benarkah kita telah mengenal apa itu PEMIRA..? Dan alasan kenapa pegelaran ini harus dilangsungkan, walaupun mungkin beberapa pihak menyatakan tidak melihat perbedaan signifikan yang diberikan adanya PEMIRA.

Kampus adalah mata air ide dan pemikiran dimana mahasiswa seharusnya tumbuh bebas berpikir dan mengembangkan kesadaran sosialnya. Dia harus hidup dengan realita masyarakat dan menjadi intelektual-intelektual muda sebagai negarawan yang solutif untuk bangsanya. Dan kampus harus menjadi tempat yang mengobati hausnya rasa keingintahuan atas ilmu pengetahuan (spesialisasi jurusan) dan juga mengobati dahaga pemikiran, dunia pergerakan, masalah kesadaran sosial dan terutama sistem moral untuk kemudian mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang bukan menjadi budak kekuasan dan hamba atas kekuatan modal.

Kata orang, menjadi mahasiswa adalah sebuah fase transisi untuk menghadapi kehidupan kerja dan kehidupan masyarakat nyata. Masa ย ketika seorang individu itu dengan sempurna disebut manusia dewasa dengan hak-hak nya dan dengan kewajiban yang harus dipikul. Dan mahasiswa inilah fase dimana individu belajar mengemban tanggung jawab dan menjadi dewasa atas pilihan-pilihan yang dijatuhkan. Tetapi apakah bangku kuliah ditambah rentetan buku di perpustakaan cukup untuk mempersiapkan diri kita untuk itu? Tentu tidak.

PEMIRA adalah salah satu elemen yang lahir di lingkungan mahasiswa UGM,suatu elemen dari perwujudan pemerintahan mahasiswa (Student government), elemen penting yang sebenarnya bisa menjadi sarana belajar memahami realitas masyarakat. UGM adalah miniatur indonesia dan Pemira ย lahir menjadi suatu elemen pembelajaran untuk mengenal bagaimana sebuah pemerintahan dibangun dan dihancurkan, bertahan dari perang kepentingan dan kadang harus menyerah di kaki para penguasa modal, dan belajar bagaimana kadang nilai harus dikompromikan dan benar mungkin tidak harus selalu bernilai benar.

Dan karena itu PEMIRA harusnya menjadi milik kita semua, milik semua Mahasiswa yang haus akan keingintahuan dan lapar akan dinamika yang tajam karena PEMIRA bukan hanya soal memilih pemimpin yang paling tepat dari kacamata yang kita punya tetapi tentang membangun sistem dan membuat konsep terbaik untuk kepentingan bersama. Sebagaimana UGM yang merupakan miniatur indonesia maka PEMIRA adalah miniatur dari demokrasi dan pemerintahan, sebuah kegiatan perkuliahan terbaik untuk menanamkan tradisi intelektual dan ujian terbaik untuk melihat siapa yang paling kuat bertahan dari pendistorsian nilai dan moral. PEMIRA adalah sebuah kegiatan kuliah yang mahal dan langka karena hanya bisa didapatkan 1 tahun sekali.

Partai Bunderan mengajak semua mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam pegelaran akbar ini, untuk belajar bersama membangun pemerintahan mahasiswa yang lebih baik, karena kampus kita adalah gudang pengetahuan yang harus didaya gunakan untuk masyarakat. Kampus ini bukanlah menara gading dimana para akademisi lahir dengan level pengetahuan yang sangat tinggi tapi tanpa berbagi. Akan tetapi disinilah para pahlawan dilahirkan, sosok pemimpin yang sudah lama dirindukan dicetak untuk datang dan hadir untuk memperbaiki kondisi bangsa ini dengan budaya intelektualismenya.

PEMIRA akan lahir maka sambutlah pegelaran ini dengan kesadaran dan pengetahuan penuh atasnya karena kejadian langka ini hadir untuk menjadi guru atas kehidupan Indonesia. membangun sebuah pemerintahan mahasiswa(student government) yang solid dan membumi yang dimiliki oleh setiap elemen di Universitas yang menjunjung tinggi nilai perjuangan dan kerakyatan ini.

Advertisements
Posted in: artikel